Abdiansyah Prahasto

Kelemahan Material ELC ICOFR Aspek Information & Communication dan Monitoring Activities Super Micro Computer, Inc.

Super Micro Computer, Inc. (“Perusahaan”) adalah perusahaan teknologi informasi asal Amerika Serikat yang berbasis di San Jose, California. Perusahaan ini merupakan salah satu produsen terbesar server berperforma tinggi dan berdaya efisiensi tinggi di dunia. Selain perangkat keras server, Perusahaan juga menyediakan perangkat lunak manajemen server serta sistem penyimpanan untuk berbagai segmen pasar, termasuk pusat data perusahaan (enterprise data centers), komputasi awan (cloud computing), kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), jaringan 5G, dan edge computing. Perusahaan didirikan pada 1 November 1993 dan memiliki fasilitas manufaktur di Silicon Valley, Belanda, serta Taiwan, yang berlokasi di kawasan Science and Technology Park.

Pada 30 Juni 2017, manajemen mengungkapkan kelemahan material (material weakness/MW) dalam ICOFR. Kelemahan-kelemahan ini telah memicu kesalahan material dalam laporan keuangan yang sebelumnya diterbitkan, yang pada akhirnya mengharuskan Perusahaan melakukan penyajian kembali (restatement) atas laporan keuangan tersebut.

Manajemen mengungkapkan bahwa kelemahan tersebut dikarenakan kelemahan komponen Information & Communication dan Monitoring Activities dalam kerangka COSO. Kelemahan tersebut dijelaskan sebagai berikut.

Pertama, kelemahan komponen Information & Communication dikarenakan Perusahaan masih mengandalkan proses bisnis manual untuk mengkompensasi keterbatasan integrasi antar aplikasi signifikan Perusahaan. Selain itu, pada beberapa area, kelemahan aktivitas pengendalian terjadi akibat kurangnya komunikasi informasi yang memadai antar fungsi internal Perusahaan, serta kurangnya komunikasi antara para pimpinan dan manajer kepada Komite Audit dan auditor eksternal.

Kedua, kelemahan komponen Monitoring Activities dikarenakan Perusahaan tidak berhasil mengidentifikasi kelemahan pengendalian internal, atau tidak menyampaikan kelemahan tersebut secara tepat waktu kepada pihak-pihak yang bertanggung jawab atas pengendalian internal. Selain itu, Perusahaan juga tidak secara konsisten memastikan bahwa kelemahan-kelemahan tersebut diremediasi secara menyeluruh dan tepat waktu.

Sumber: SEC (2017). Form 10-K.

Leave a comment