
Mitsubishi UFJ Financial Group, Inc. (MUFG/Perusahaan) adalah perusahaan induk perbankan dan jasa keuangan asal Jepang yang berkantor pusat di Chiyoda, Tokyo. MUFG merupakan grup keuangan terbesar di Jepang dan termasuk dalam sepuluh besar perusahaan induk perbankan terbesar di dunia, dengan total dana pihak ketiga sekitar USD 1,5 triliun per April 2024. Di Jepang, MUFG merupakan yang terbesar di antara tiga megabank, dengan total aset sebesar USD 2,9 triliun per akhir Maret 2023, melampaui SMBC Group (USD 2,0 triliun) dan Mizuho Financial Group (USD 1,9 triliun).
Per 31 Maret 2024, manajemen menyimpulkan bahwa pengendalian internal atas pelaporan keuangan (internal control over financial reporting/ICOFR) tidak efektif akibat adanya kelemahan material/material weakness yang terkait dengan kekurangan dalam desain pengendalian internal atas proses penelaahan dan persetujuan perlakuan akuntansi US GAAP yang bersifat tidak rutin. Kelemahan tersebut menyebabkan terjadinya penyajian kembali (restatement) laporan keuangan per 31 Maret 2023. Karena kesalahan yang mendasari restatement tersebut baru teridentifikasi setelah 31 Maret 2024, manajemen menyimpulkan bahwa ICFR juga tidak efektif per 31 Maret 2023, dan bahwa kelemahan material tersebut belum berhasil diremediasi hingga 31 Maret 2024.
Secara lebih rinci, desain pengendalian internal yang ada belum memadai untuk:
- mengevaluasi apakah pemilihan perlakuan akuntansi tertentu dapat menimbulkan dampak kuantitatif maupun kualitatif yang signifikan bagi pengguna laporan keuangan;
- mengidentifikasi kondisi yang memerlukan riset tambahan, termasuk penelaahan atas informasi publik lain yang dapat mengindikasikan bahwa perlakuan akuntansi alternatif mungkin lebih tepat; dan
- mengidentifikasi situasi di mana isu yang bersifat kompleks atau memiliki tingkat penilaian yang tinggi memerlukan lapisan eskalasi tambahan dalam proses penelaahan dan persetujuan.
Saat ini, Perusahaan tengah mengimplementasikan langkah-langkah remediasi untuk mengatasi kelemahan material tersebut guna mencegah terulangnya kesalahan serupa di masa mendatang. Langkah-langkah remediasi tersebut mencakup penyempurnaan desain pengendalian internal atas proses penelaahan dan persetujuan perlakuan akuntansi US GAAP yang tidak rutin, sehingga mampu:
- menilai dampak kuantitatif dan kualitatif dari pemilihan perlakuan akuntansi terhadap pengguna laporan keuangan;
- mengidentifikasi kebutuhan atas riset tambahan, termasuk penelaahan terhadap informasi publik yang relevan dalam mempertimbangkan perlakuan akuntansi alternatif; dan
- memastikan bahwa isu-isu yang bersifat kompleks atau memiliki tingkat risiko tinggi ditangani melalui mekanisme eskalasi dan persetujuan yang lebih memadai.
Kelemahan material tersebut akan dinyatakan telah diremediasi setelah pengendalian yang diperbaiki beroperasi secara efektif dalam jangka waktu yang memadai, dan manajemen, melalui pengujian yang dilakukan, dapat menyimpulkan bahwa pengendalian tersebut telah berfungsi secara efektif.
Sumber: SEC (2024). Form 20-F.


Leave a comment