Abdiansyah Prahasto

Kelemahan Material ICOFR ITGC User Access dan Override Pengendalian Persediaan di Lokasi Signifikan Tupperware

Tupperware (Perusahaan) adalah perusahaan Amerika Serikat yang memproduksi peralatan rumah tangga yang terbuat dari plastik, termasuk wadah penyimpanan, wadah penyajian, dan beberapa peralatan dapur yang diperkenalkan untuk khalayak umum pada tahun 1946.

Per 31 Desember 2020, Perusahaan mengungkapkan kelemahan material/material weakness dalam control environment di lokasi Tupperware Meksiko, khususnya terkait dengan ITGC. Perusahaan tidak memelihara pengendalian user access yang efektif untuk memastikan pemisahan tugas yang memadai dan pembatasan user access serta privileged access terhadap aplikasi dan data keuangan hanya kepada personel Perusahaan yang berwenang. Selain itu, terjadi override atas beberapa pengendalian internal oleh manajemen pabrik dan manajemen lokal di lokasi pabrik Tupperware Meksiko, yang mengakibatkan salah saji yang tidak material dalam akun persediaan dan kewajiban akrual.

Manajemen menerapkan sejumlah langkah yang dirancang untuk memastikan bahwa defisiensi pengendalian yang berkontribusi terhadap kelemahan material tersebut dapat diremediasi, sehingga pengendalian tersebut dapat dirancang, diterapkan, dan beroperasi secara efektif, di antaranya:

  1. Memutus hubungan kerja dengan pegawai yang terlibat dalam tindakan override pengendalian internal;
  2. Memberikan pelatihan kode etik kepada seluruh karyawan di Tupperware Meksiko; dan
  3. Mengubah struktur pelaporan di pabrik.

Lebih lanjut, Perusahaan meningkatkan efektivitas control environment dengan cara:

  1. Memantau pengendalian user access untuk memastikan bahwa akses terhadap aplikasi dan data keuangan dibatasi dan dipisahkan dengan tepat kepada personel yang sesuai;
  2. Mengimplementasikan pengendalian untuk memastikan bahwa hak akses diberikan secara tepat waktu dan sesuai otorisasi;
  3. Melaksanakan program pelatihan terkait ITGC, khususnya untuk memberikan pemahaman kepada pemilik pengendalian mengenai prinsip dan persyaratan pengendalian, termasuk provisioning dan monitoring user access;
  4. Meningkatkan tata kelola IT dalam proses user access review; dan
  5. Memberikan laporan triwulanan kepada Komite Audit mengenai kemajuan remediasi.

Kelemahan material ini belum dapat dianggap telah diremediasi hingga pengendalian yang relevan beroperasi selama jangka waktu yang memadai, dan manajemen telah menyimpulkan melalui pengujian bahwa pengendalian tersebut berfungsi secara efektif.

Sumber: SEC (2020). Form 10-K.

Leave a comment