Abdiansyah Prahasto

Kelemahan Material ICOFR ELC Aspek Risk Assessment dan Monitoring serta Pelaporan Arus Kas Credit Suisse Group AG

Credit Suisse Group AG (Bank) adalah sebuah perusahaan jasa keuangan global yang didirikan pada tahun 1856 dan berkantor pusat di Swiss. Bank ini dikenal atas bisnisnya di bidang wealth management dan investment banking. Namun, pada Maret 2023, Bank ini mengalami kejatuhan akibat serangkaian skandal dan kerugian, yang pada akhirnya menyebabkan diakuisisinya Bank oleh UBS.

Per 31 Desember 2022, manajemen mengungkapkan kelemahan material/material weakness di mana manajemen tidak merancang dan mengimplementasikan proses penilaian risiko yang efektif untuk mengidentifikasi dan menganalisis risiko salah saji material dalam laporan keuangan, dan juga tidak merancang serta mengimplementasikan aktivitas pemantauan yang efektif, terutama terkait dengan:

  1. Kurangnya pengawasan manajemen atas proses evaluasi pengendalian internal untuk mendukung tercapainya tujuan pengendalian internal perusahaan;
  2. Kurangnya keterlibatan manajemen yang tepat dan memadai untuk mendukung proses penilaian risiko dan pemantauan;
  3. Kegagalan dalam menilai dan mengkomunikasikan tingkat keparahan defisiensi secara tepat waktu kepada pihak-pihak yang bertanggung jawab untuk melakukan tindakan korektif.

Kelemahan material ini berkontribusi terhadap kelemahan material tambahan, yaitu manajemen tidak merancang dan memelihara pengendalian yang efektif atas klasifikasi dan penyajian laporan arus kas konsolidasian. Secara khusus, pengendalian atas kelengkapan, klasifikasi, dan penyajian item non-kas dalam laporan arus kas konsolidasian tidak dilakukan tepat waktu atau pada tingkat detail yang memadai.

Kelemahan material ini mengakibatkan revisi dalam laporan keuangan konsolidasian yang telah diterbitkan sebelumnya untuk periode tiga tahun yang berakhir pada 31 Desember 2021. Selain itu, setiap kelemahan material ini dapat menyebabkan salah saji lebih lanjut atas saldo akun atau pengungkapan yang dapat mengakibatkan salah saji material pada laporan keuangan konsolidasian tahunan.

Manajemen menyusun rencana remediasi untuk mengatasi kelemahan material yang disebutkan di atas, di antaranya:

  • Memperkuat kerangka kerja manajemen risiko dan pengendalian, serta
  • Memberikan perhatian lebih signifikan terhadap implementasi pengendalian internal.
  • Menerapkan pengendalian yang lebih baik untuk memastikan bahwa seluruh item non-kas diklasifikasikan secara tepat dalam laporan arus kas konsolidasian.

Sumber: SEC (2022). Form 20-F.

Leave a comment