Abdiansyah Prahasto

Kelemahan Pengendalian Informasi dan Komunikasi serta Disclosure Controls and Procedures (DCP) ICOFR Portland General Electric Company

Contoh kasus ini menyoroti pentingnya memiliki personel akuntansi yang memadai, keterbukaan informasi dan proses komunikasi yang jelas; serta ketika ditemukan masalah akuntansi, penting untuk bertindak cepat dalam menyelidiki dan memperbaikinya.

Pada tahun 2024, SEC mengumumkan penyelesaian tuntutan terhadap Portland General Electric Company (“Portland General”), sebuah perusahaan utilitas listrik publik. Perusahaan ini menggunakan derivatif untuk melindungi diri dari fluktuasi biaya penyediaan listrik kepada pelanggan, dan dalam kondisi tertentu diizinkan untuk mengkapitalisasi kerugian perdagangan sebagai aset regulasi yang nantinya dapat dipulihkan melalui penetapan harga pelanggan.

Secara historis, perusahaan hanya berdagang derivatif untuk tujuan lindung nilai dan hanya terkait harga listrik di wilayahnya sendiri. Namun, antara tahun 2018 hingga 2020, perusahaan bergeser secara signifikan dalam aktivitas perdagangannya, mengambil posisi jual bersih (net short) dengan paparan besar terhadap harga listrik di luar wilayahnya. Ketika terjadi perubahan mendadak dalam harga tersebut dan perusahaan menanggung kerugian perdagangan sebesar $127 juta pada Agustus 2020, perusahaan akhirnya membebankan kerugian itu, menyimpulkan bahwa perdagangan tersebut “tidak bijaksana”, tidak memenuhi syarat untuk dikapitalisasi, dan tidak dapat dipulihkan.

Selain itu, menurut SEC, perusahaan gagal melakukan pengungkapan wajib terkait aktivitas perdagangan derivatifnya yang seharusnya dapat memberi peringatan dini atas peningkatan risiko kerugian. Perusahaan juga diduga gagal membentuk pengendalian ICOFR yang memadai untuk memastikan informasi tentang sifat dan cakupan aktivitas perdagangan derivatif diteruskan kepada personel akuntansi yang tepat, yang pada kenyataannya hanya mengasumsikan bahwa aktivitas perdagangan tetap sama seperti sebelumnya.

Lebih lanjut, SEC menyatakan bahwa perusahaan tidak memiliki pengendalian untuk memastikan bahwa manajemen dan Komite Pengungkapan (Disclosure Committee) memiliki akses terhadap informasi yang relevan guna menjamin keakuratan pengungkapan risiko pasar derivatif sesuai dengan Item 305 dari Regulation S-K. SEC menyalahkan Portland General karena personel yang bertanggung jawab atas akuntansi dan pengungkapan tidak mengetahui apa yang dilakukan para trader derivatif. Pengumuman perusahaan terkait kelemahan ICOFR ini menyebabkan penurunan tajam harga saham.

SEC tidak menjatuhkan sanksi finansial karena kerja sama dan langkah perbaikan perusahaan, termasuk penyelidikan independen yang cepat dan pemotongan kompensasi insentif bagi pejabat kunci.

Sumber: SEC (2024)

Leave a comment