PM merupakan nilai yang dipandang signifikan untuk menentukan:
- Akun signifikan dan asersi laporan keuangan yang terkait
- Identifikasi proses dan lokasi signifikan
- Identifikasi risiko dan pengendalian yang terkait
PM ditetapkan pada jumlah yang lebih kecil dari Materialitas Keseluruhan/Overall Materiality (OM), umumnya berkisar antara tujuh puluh lima persen (75%) dan lima puluh persen (50%) dari OM. Artinya, persentase pengurangan antara dua puluh lima persen (25%) dan lima puluh persen (50%) diterapkan atas OM.
Faktor-faktor yang memengaruhi keputusan untuk memilih PM pada kisaran yang lebih tinggi (yaitu, pada atau mendekati tujuh puluh lima persen (75%) dari keseluruhan materialitas) meliputi hal-hal berikut:
- Audit berulang dengan riwayat penyesuaian audit yang terbatas atau bahkan tidak ada.
- Risiko organisasi secara keseluruhan dianggap rendah.
- Tingkat risiko fraud yang rendah.
- Kompleksitas bisnis yang rendah.
- Turnover manajemen/pegawai kunci yang rendah.
Faktor-faktor yang memengaruhi keputusan untuk memilih PM pada kisaran yang lebih rendah (yaitu, pada atau mendekati lima puluh persen (50%) dari keseluruhan materialitas) meliputi hal-hal berikut:
- Audit berulang dengan riwayat penyesuaian audit yang sering.
- Risiko organisasi secara keseluruhan dianggap tinggi.
- Tingkat risiko fraud yang tinggi.
- Kompleksitas bisnis yang tinggi.
- Turnover manajemen/pegawai kunci yang tinggi.
Bagaimana pengalaman Anda menentukan PM?
Sumber: International Standards on Auditing, pengalaman penulis


Leave a comment